BPJS minta iuran naik 40.000

kabarberitanews — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan meminta kepada pemerintah untuk memperbaiki iuran kepesertaan program BPJS Kesehatan.

BPJS meminta agar pemerintah bisa menaikkan iuran BPJS Kesehatan dari saat ini Rp 19.000 menjadi Rp 27.500-Rp 40.000 per orang.

Fahmi Idris, Direktur Utama BPJS Kesehatan, mengatakan, permintaan perbaikan iuran tersebut didasarkan pada beberapa pertimbangan. Salah satunya, defisit anggaran yang dialami oleh BPJS Kesehatan.

Fahmi mengatakan, sejak program BPJS Kesehatan dilaksanakan, lembaga tersebut selalu mengalami defisit. Permasalahan tersebut dipicu oleh moral hazard yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat mampu dan sebenarnya punya asuransi komersial yang memanfaatkan fasilitas BPJS Kesehatan karena ingin mendapat keuntungan.

Fahmi menghitung, akibat perbuatan tersebut, BPJS Kesehatan pada 2014 lalu mengalami defisit sampai Rp 3,3 triliun. “Defisit tersebut terjadi akibat mismatch antara pengeluaran dan iuran yang tidak seimbang,” katanya, Kamis (4/6/2015).

Fahmi mengatakan, defisit tersebut selama ini baru ditutup dengan dana sebesar Rp 5,6 triliun yang merupakan dana cadangan BPJS Kesehatan.

“Kami ingin mismatch, pada masa mendatang, diatasi secara terstruktur, salah satunya dengan memperbaiki iuran peserta. Kami tidak ingin lagi mismatch ditutup dengan suntikan dana,” katanya. (Agus Triyono)

 

Iklan
Pos ini dipublikasikan di kabar seputar indonesia dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s