4 Anak Yang Bernasib Tragis Seperti Angeline

Angeline | via: facebook.com

1. Kembar yang dibunuh ayah kandungnya

Sebagai seorang ayah, Irsad Ahmed seharusnya menjadi pelindung bagi anak kembarnya Chasman dan Aman (7) serta Fisa (5). Namun, yang terjadi justru sebaliknya, ketiga bocah malang itu dibunuh oleh Irsad.

Masalah ekonomi menjadi faktor utama. Selama hidup, Fisa, Aman, dan Chasman tak pernah diperlakukan dengan baik. Bahkan, uang sekolah mereka saja ditanggung oleh kakek dari ibunya.

Ancaman membunuh ketiganya kerap terlontar dari mulut Irsad. Tapi, perkataan Irsad tak pernah ditanggapi serius oleh istrinya.

2. Anak dengan cerebral palsy hampir mati karena ditinggal di hutan

Wanita asal Philadeplhia, Nyia Parler (41) meninggalkan sang buah hati di dalam hutan selama lima hari. Itu dilakukan Nyia karena tak ingin si anak mengganggu kecannya. Alhasil, si anak ditinggalkan dengan diberi `model` untuk bertahan hidup berupa selimut dan alkitab.

Beruntung, anak itu ditemukan para pendaki yang berencana untuk naik gunung. Sehingga nyawanya tertolong, karena langsung dilarikan ke rumah sakit.

Jika tak cepat tertolong, nyawa anak yang ditinggal pada April 2015 itu bisa saja melayang. Sekarang, anak yang tak disebutkan namanya itu dalam pengasuhan tante-tantenya.

3. Tak berbeda jauh dengan dua kasus sebelumnya, kasus yang satu ini terjadi karena keteledoran orangtua yang asal saja menaruh senjata api.

Pamela Lewis lari luntang lantung saat mendengar suara tembakan dari dalam kamarnya. Rupanya, anak ketiganya yang masih berusia 4 tahun telah menembakkan pistol ke kepalanya sendiri.

Kasus yang terjadi tiga hari lalu di New York tengah diselidiki lebih lanjut. Deputi Anak Kepolisian setempat mencoba mencari tahu bagaimana bisa anak kecil memasukkan jarinya ke pegangan pistol.

“Ini adalah pelajaran bagi orangtua. Ketika memiliki senjata seperti pistol, dan ada anak kecil di rumah, taruhlah di jarak terjauh yang sulit digapai oleh mereka,” kata penyidik dikutip dari situs Wreg pada Kamis (11/6/2015)

4. Bayi Diduga Bernama Fery Setiawan

Bayi berusia 43 hari ditemukan tewas mengenaskan di dalam tempayan yang berisi air di rumah kontrakan gang H Saiyan RT 02/01 No 30A, Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis 20 Juni 2013.

Diduga bayi malang bernama Fany Setiawan itu tewas karena sengaja ditenggelamkan oleh pelaku. Anak pasangan Dewi Kartika (23) dan Ikhsan (24) itu ditemukan tak bernyawa pertama kali oleh tetangga Tika, panggilan akrab ibu korban.

 

Iklan
Pos ini dipublikasikan di kabar seputar indonesia dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s