Dinas Kesehatan Kobe Kritik Rumah Sakit Transplantasi Hati Dua WNI Meninggal

TOKYO – Dinas Kesehatan Pemerintah Kobe mengkritik keras Kobe International Frontier Medical Center (KIFMC). Antara Desember 2014 sampai Juni 2015, lima dari sembilan pasien yang menjalani operasi transplantasi donor hati meninggal dunia.

Dari lima pasien yang meninggal dunia, dua di antaranya adalah warga negara Indonesia. Kritik itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Kobe, Miki Takashi, kepada wartawan, Jumat (12/6/2015).

“Komplikasi donor setelah operasi tidak dilaporkan ke tim komisi keselamatan rumah sakit. Bukan hanya itu, operasi tampanya juga tak dilakukan baik, terutama persiapannya. Kami meminta pihak rumah sakit segera melakukan perbaikan, rencana pembaharuan Juni ini,” papar Takashi.

Dinas Kesehatan Pemerintah Kobe menilai ada kekurangan pada sistem manajemen rumah sakit terutama pascaoperasi. Sistem pelaporan dan verifikasi kecelakaan medis di rumah sakit ini tidak ditangani secara lengkap, terutama setelah mengetahui adanya komplikasi donor pascaoperasi.

Setidaknya ada tiga hal utama kesalahan yang dilakukan KIFMC. Pertama, kurang baiknya proses catatan ke komisi peninjauan kembali. Kedua, prosedurnya tidak konsisten, dan terakhir, kurangnya sistem manajemen terutama pascaoperasi. Menurut Takashi, tiga temuan ini didasari hasil inspeksi terhadap semua staf rumah sakit.

Beberapa waktu lalu tim penyelidik independen Asosiasi Japan Liver Transplant Research yang menyelidiki kasus ini juga menghasilkan tiga kesimpulan atas operasi tersebut.

Kepala KIFMC, Tanaka yang juga seorang profesor di Kyoto University, telah menangani operasi sebanyak 2000 pasien transplantasi hati, memastikan tak ada kesalahan.

Pihak rumah sakit tidak pernah mau mengungkapkan identitas dua WNI yang meninggal. Tribunnews.com berusaha mencari tahu lewat Konjen Indonesia di Kobe sejak sebulan lalu tapi belum ada kabar hingga kini mengenai identitas kedua WNI tersebut.

 sumber

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita Dunia, kabar seputar indonesia dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s