Mau Olahraga di Bulan Puasa? Ini Kata Dokter

kabarberitanews-Dokter Dewi Ema Anindia, anggota redaksi medis KlikDokter.com, mengajak Anda membaca penjelasan berikut ini jika Anda ingin olahraga pada bulan Ramadan atau ketika puasa.

Fase Puasa 8 Jam

Tubuh akan memasuki fase puasa 8 jam atau lebih setelah kita menghabiskan makan yang terakhir atau setelah lambung menghabiskan absorpsi nutrisi dari makanan yang terakhir.

Pada normalnya, gula darah tubuh yang disimpan di hati dan otot merupakan sumber energi utama tubuh. Selama Anda berpuasa cadangan dari glukosa digunakan pertama kali sebagai sumber energi.

Saat cadangan tersebut habis, maka lemaklah yang menjadi sumber energi tubuh.

Selama bulan Ramadan kita berpuasa dari sahur hingga maghrib dan hanya ada waktu yang sangat sebentar untuk mengisi cadangan energi kita.

Saat kita berpuasa tubuh kita akan secara alami menjadi kurang aktif oleh karena kurangnya energi yang biasanya kita dapatkan dari sumber makanan juga karena ada perubahan waktu tidur Anda.

Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

Olahraga

  • Ketika berpuasa hendaklah kurangi jenis olahraga dengan intensitas tinggi dan kurangi intensitas olahraga Anda menjadi 60-65 persen.
  • Kurangi juga durasi Anda berolahraga dibandingkan hari biasanya.
  • Jenis olahraga yang dapat Anda lakukan selama waktu puasa bervariasi dari aerobik, yoga dan olahraga jenis kardio yang ringan seperti berjalan selama dalam waktu maksimum 30 menit.
  • Ketika Anda sudah berbuka puasa Anda boleh melakukan olahraga seperti mengangkat beban ringan, situp, push up ataupun jalan cepat di treadmill.
  • Anda juga bisa melakukan olahraga dengan intensitas sedang seperti jalan cepat atau jalan menanjak ditreadmill sebelum sahur.
  • Pentin untuk diingat, saat Anda merasa pusing hingga lemas yang berlebihan untuk segera memberhentikan olahraga.

Konsumsi Air Putih yang Banyak

Air sangat penting bagi tubuh untuk banyak hal, seperti mengatur suhu tubuh hingga mengangkut nutrisi serta mengatur produksi energi.

Dehidrasi sangat sering timbul ketika berolahraga saat puasa. Apabila Anda berencana olahraga usahakan untuk mengonsumsi air putih sebanyaknya ketika bisa.

  • Coba konsumsi 300-400ml cairan sebelum tidur, dan 300-400ml cairan sebelum sahur, dalam 1 hari usahakan konsumsi 1-2L air.
  • Kurangi juga konsumsi kopi, soda, dan teh oleh karena kafein merupakan diuretik (BAK terus-terusan) sehingga dapat menstimulasi hilangnya cairan tubuh.

Diet yang Benar

Karbohidrat kompleks merupakan jenis makanan yang dapat mengeluarkan energi secara perlahan dan tepat untuk dikonsumsi selama puasa. Anda bisa mengkonsumsi:

  • sayuran,
  • kacang-kacangan,
  • buah,
  • gandum,
  • ara,
  • dan kentang.

Konsumsi juga protein yang cukup untuk tubuh seperti daging, telur, ikan serta kacang-kacangan. (dr. Dewi Ema Anindia/klikdokter.com)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di kabar seputar indonesia, olahraga, tips-trik dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s